Manado, Sulut Smart.Com – Anggota DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara, Christiany Eugenia Paruntu (CEP), mengajak masyarakat yang hingga kini belum menikmati akses listrik untuk segera menyampaikan informasinya. Langkah ini sejalan dengan program pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk mempercepat pemerataan listrik hingga ke desa-desa terpencil dan wilayah kepulauan.
CEP menjelaskan bahwa pemerintah menargetkan seluruh desa di Indonesia mendapatkan akses listrik. Bagi wilayah yang sulit dijangkau jaringan konvensional, solusi yang disiapkan adalah pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) komunal. Di Sulawesi Utara, beberapa desa sasaran berada di Kabupaten Kepulauan Sangihe, seperti Desa Kahakitang, Para, Dalako Bembanehe, dan Taleko di Kecamatan Tatoareng.
Program Listrik Desa (Lisdes) 2026–2027 disiapkan dengan skema multiyears dan total anggaran nasional Rp18,65 triliun, dengan alokasi Rp10,34 triliun untuk tahun 2026 dan Rp8,31 triliun untuk 2027. Program ini mencakup pembangunan jaringan distribusi dan PLTS komunal di 3.850 lokasi secara nasional.
“Pemerataan listrik harus menyentuh seluruh masyarakat, termasuk warga di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Karena itu, masyarakat dapat menyampaikan informasi jika masih ada desa yang belum teraliri listrik agar menjadi perhatian dalam percepatan program,” tegas Christiany Paruntu.
Mec.
